<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Jangan Fitnah buya hamka</title>
	<atom:link href="http://adeputrawinata.wordpress.com/2008/04/10/jangan-fitnah-buya-hamka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adeputrawinata.wordpress.com/2008/04/10/jangan-fitnah-buya-hamka/</link>
	<description>Kritis,Dinamis, demi kemajuan bangsa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Sep 2009 09:38:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: maliq</title>
		<link>http://adeputrawinata.wordpress.com/2008/04/10/jangan-fitnah-buya-hamka/#comment-188</link>
		<dc:creator>maliq</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 16:58:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adeputrawinata.wordpress.com/?p=10#comment-188</guid>
		<description>yach emang banyak kaum &quot;moderat&quot; antek sekuler yang membajak pemikiran Islam dalam hal menyeberkan keyakinannya dalam rangka mereduksi ajaran Islam yang hakiki, kalo dikatakan Islam cinta damai iyach betul tapi  moslem sejati lebih mencintai ajaranya daripada sebuah kedamaian. sebagai contoh kisah Khalled bin waleed yang membantai satu desa, karena desa itu murtad kepada rasul, dan hal itu diamini ileh rasul dan kita Khaleed berperang dengan orang yanng tidak mau membayar Zakat dan membunuh mereka semua, orang semua terkejut tapi Ameerul mukminin Abu bakr mengatakan aku tidak dapat lagi menyarungkan pedang ALLOH kembali dan Khaleed adalah orang yang dijamin masuk syurga oleh ALLOH, suatu hal yang pasti Islam mengajarkan untuk hidup damai tanpa menggadaikan hal-hal yang principal untuk yang namanya kedamaian, yang pasti orang moderat selalu menginterpertasikan islam menurut keinginan mereka bukan dengan keinginan Al-quran dan hadist</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yach emang banyak kaum &#8220;moderat&#8221; antek sekuler yang membajak pemikiran Islam dalam hal menyeberkan keyakinannya dalam rangka mereduksi ajaran Islam yang hakiki, kalo dikatakan Islam cinta damai iyach betul tapi  moslem sejati lebih mencintai ajaranya daripada sebuah kedamaian. sebagai contoh kisah Khalled bin waleed yang membantai satu desa, karena desa itu murtad kepada rasul, dan hal itu diamini ileh rasul dan kita Khaleed berperang dengan orang yanng tidak mau membayar Zakat dan membunuh mereka semua, orang semua terkejut tapi Ameerul mukminin Abu bakr mengatakan aku tidak dapat lagi menyarungkan pedang ALLOH kembali dan Khaleed adalah orang yang dijamin masuk syurga oleh ALLOH, suatu hal yang pasti Islam mengajarkan untuk hidup damai tanpa menggadaikan hal-hal yang principal untuk yang namanya kedamaian, yang pasti orang moderat selalu menginterpertasikan islam menurut keinginan mereka bukan dengan keinginan Al-quran dan hadist</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mahasiswa Untuk bangsa</title>
		<link>http://adeputrawinata.wordpress.com/2008/04/10/jangan-fitnah-buya-hamka/#comment-79</link>
		<dc:creator>Mahasiswa Untuk bangsa</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 10:33:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adeputrawinata.wordpress.com/?p=10#comment-79</guid>
		<description>waduuuhhhh bukan tulisan saya itu mas,,,, saya cuma copy paste,,,,,

menurut saya , buya hamka juga tidak perduli dia diakui semua golongan ato tidak,,,
contoh: saat MUI (diketuai buya hamka) memberi fatwa haram untuk melaksanakan natal bersama semua umat,,, MUI mendapat tekanan,, dan HAMKA lebih memilih mundur daripada mencabut fatwa nya,,,,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waduuuhhhh bukan tulisan saya itu mas,,,, saya cuma copy paste,,,,,</p>
<p>menurut saya , buya hamka juga tidak perduli dia diakui semua golongan ato tidak,,,<br />
contoh: saat MUI (diketuai buya hamka) memberi fatwa haram untuk melaksanakan natal bersama semua umat,,, MUI mendapat tekanan,, dan HAMKA lebih memilih mundur daripada mencabut fatwa nya,,,,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: wir</title>
		<link>http://adeputrawinata.wordpress.com/2008/04/10/jangan-fitnah-buya-hamka/#comment-64</link>
		<dc:creator>wir</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 12:48:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adeputrawinata.wordpress.com/?p=10#comment-64</guid>
		<description>Saya mencoba membaca dengan hati-hati dan mencoba tidak memihak. Hanya saja dirasakan bahwa tulisan anda  bukannya membela Buya, bahkan terlihat mengkerdilkan tokoh tersebut. 

Jika sebelumnya saya melihat Buya sebagai tokoh besar, nasionalis, tetapi setelah membaca tulisan anda saya ingin mengoreksinya. 

Terus terang saya tidak tahu yang sebenarnya. Apakah Buya termasuk tokoh besar yang diakui oleh semua golongan atau hanya tokoh bagi golongan tertentu, seperti maksud tulisan anda di atas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mencoba membaca dengan hati-hati dan mencoba tidak memihak. Hanya saja dirasakan bahwa tulisan anda  bukannya membela Buya, bahkan terlihat mengkerdilkan tokoh tersebut. </p>
<p>Jika sebelumnya saya melihat Buya sebagai tokoh besar, nasionalis, tetapi setelah membaca tulisan anda saya ingin mengoreksinya. </p>
<p>Terus terang saya tidak tahu yang sebenarnya. Apakah Buya termasuk tokoh besar yang diakui oleh semua golongan atau hanya tokoh bagi golongan tertentu, seperti maksud tulisan anda di atas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: adeputrawinata</title>
		<link>http://adeputrawinata.wordpress.com/2008/04/10/jangan-fitnah-buya-hamka/#comment-27</link>
		<dc:creator>adeputrawinata</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 10:07:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adeputrawinata.wordpress.com/?p=10#comment-27</guid>
		<description>@heryazwan: makasih kang,,, lagi dilihat situs nya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@heryazwan: makasih kang,,, lagi dilihat situs nya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: heryazwan</title>
		<link>http://adeputrawinata.wordpress.com/2008/04/10/jangan-fitnah-buya-hamka/#comment-16</link>
		<dc:creator>heryazwan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 01:23:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adeputrawinata.wordpress.com/?p=10#comment-16</guid>
		<description>Sebagai mahasiswa, adalah lebih baik untuk selalu kritis terhadap segala bentuk pemikiran apapun, betapapun liberalnya pemikiran tersebut. Karena dengan banyak bergaul dengan segala pemikiran, kita menjadi lebih bijaksana. Saya punya dua contoh website yang cukup radikal. Satunya relatif moderat, dan satunya sangat kontroversial. coba lihat di www.minhaj-al-aqilin.blogspot.com dan www.kedamaian.org. Tapi, hati2 dalam membacanya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai mahasiswa, adalah lebih baik untuk selalu kritis terhadap segala bentuk pemikiran apapun, betapapun liberalnya pemikiran tersebut. Karena dengan banyak bergaul dengan segala pemikiran, kita menjadi lebih bijaksana. Saya punya dua contoh website yang cukup radikal. Satunya relatif moderat, dan satunya sangat kontroversial. coba lihat di <a href="http://www.minhaj-al-aqilin.blogspot.com" rel="nofollow">http://www.minhaj-al-aqilin.blogspot.com</a> dan <a href="http://www.kedamaian.org" rel="nofollow">http://www.kedamaian.org</a>. Tapi, hati2 dalam membacanya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kidx13</title>
		<link>http://adeputrawinata.wordpress.com/2008/04/10/jangan-fitnah-buya-hamka/#comment-9</link>
		<dc:creator>kidx13</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2008 13:51:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adeputrawinata.wordpress.com/?p=10#comment-9</guid>
		<description>salam kenal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
